DDS VFO MULTIBAND, MODULE AD9850 : 0 - 40 MHz

Minggu, 01 Juli 2012

MENCARI MOBIL ELEKTRIK TERBAIK

Dengan trend penjualan mobil di Inggris menuju ke mobil elektrik, pasar ini semakin lama semakin dibajiri dengan model terbaru. Bisa saja konsumen menjadi bingung untuk memilih mobil yang mana yang terbaik?

Artikel ini memilih beberapa produk mobil elektrik yang sedang dijual di pasaran dan membandingkan mereka dalam bentuk ekonomi, kecepatan dan jenis mobil; membantu Anda untuk memilih yang mana yang terbaik untuk kebutuhan Anda.

Sebagai permulaan, ada mobil Opel Ampera yang diberi predikat mobil Eropa tahun ini. Dengan design yang sporty dan fun, tampak luar mobil ini tidak seperti mobil elektrik pada umumnya. Tetapi tentu saja tidak hanya itu, Ampera menggunakan tidak satu- tetapi dua mesin. Motor elektrik, tidak berfungsi untuk menggerakkan kendaraan, tetapi sebagai tenaga tambahan untuk mesin petrol. Anda masih dapat menggunakan opsi petrol. Anda juga dapat menggunakan pilihan elektrik saja, tetapi dengan tenaga listrik Anda hanya dapat menempuh jarak sekitar 50 km, dimana dengan tenaga bensin Anda dapat menempuh jarak tambahan 482 km. Teknologi menciptakan mobil yang tidak hanya efisien untuk bepergian jarak dekat, tetapi juga jarak jauh – walaupun mobil ini kurang ‘ramah lingkungan’ jika dibandingkan dengan mobil tipe lainnya.

Sebagai kontras, Nissan Leaf, hanya berdasarkan pada tenaga listrik dan membawa Anda sejauh 161 km jika baterai terisi penuh. Hal ini mungkin saja lebih ramah lingkungan, tetapi charging memerlukan waktu selama 8 jam menggunakan stasiun docking di rumah, atau 30 menit dengan charger cara cepat. Karena model ini tidak menggunakan bensin, jadi tidak ada emisi yang terproduksi – lebih eco-friendly dan lebih ekonomis. Bentuknya yang seperti busur panah tampak tajam juga klasik.

Kemudian ada mobil elektrik Ford Focus dengan tipe yang hampir serupa dengan Nissan Leaf, yaitu mobil elektrik penuh. Perbedaaannya hanyalah sistem pendinginan yang berarti baterai lebih tahan lama – apalagi di lingkungan dengan iklim tropis seperti Indonesia. Fokus dari mobil ini juga sistem charging yang lebih cepat, hanyalah memerlukan waktu 3 jam untuk charging secara maksimal. Design dari mobil ini lebih tampak tradisional daripada mobil futuristic yang telah dibahas sebelumnya.

Coda EV mungkin saja tidak tampak semenarik merk lainnya, tetapi ada beberapa keuntungan dari mobil-box ini. Jarak tempuhnya lebih panjang sejauh 145 km, dan baterainya, lagi lagi charge penuh dalam waktu tiga jam, yang berarti mobil ini bisa digunakan untuk perjalanan jarak jauh. Cocok sebagai mobil keluarga.

Terakhir, tetapi bukan berarti terakhir di urutan ranking adalah Mercedes-Benz SLS AMG E-Cell. Mobil ‘buas’ ini adalah mobil elektrik penuh dengan tenaga kuga 571 yang dapat berakselerasi sejauh 100km/jam dalam waktu 3.7 detik. Dengan bentuknya yang elegan dan klasik ‘khas’ dari Mercedes, mobil ini menjadi mobil yang paling diminati dari mobil lain yang telah dibahas sebelumnya.

Tentu saja produsen mobil ini berlomba-lomba untuk bekerja sama dengan perusahaan elektrik seperti Texas Instruments, Molex, NXP, TE Connectivity  untuk melengkapi daya saing mereka. Jadi, yang mana pilihan Anda?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

91DA002 Andi Web Blog

Propagasi hari ini