DDS VFO MULTIBAND, MODULE AD9850 : 0 - 40 MHz

Sabtu, 11 Agustus 2012

ANTENNA VERTICAL 5/8 LAMBDA UNTUK 27MHz



Diantara jenis antena vertical yang paling besar gainnya dibandingkan dengan jenis antena vertical yang lain adalah antena vertical 5/8 lambda yang mempunya gain 3.3dBi, sedangkan antena vertical 1/2 lambda mempunyai gain 2.1dBi, dan antena vertical 1/4 lambda seperti ground plane mempunyai gain 0.3dBi.

Antenna ini terdiri dari elemen vertical yang panjangnya 5/8 lambda dan elemen horisontal yang panjangnya ¼ lambda dan harus dilengkapi dengan loading sebagai rangkaian matching devicenya.

Sebenarnya antena ini bekerja pada 6/8 lambda ( ¾ lambda ). Tapi menurut ekperimen saya dan rekan2 di 27MHz , kalau antena ini kita buat ukuran fisiknya langsung 6/8 lambda dengan cara menghilangkan loading, hasilnya tidak akan ketemu nilai swr yang rendah.
Jadi untuk melengkapi ukuran fisik antena 5/8 lambda supaya bekerja pada 6/8 lambda, kita harus membuat loading yang ukuran panjang kawatnya 1/8 lambda.

Untuk lilitan loading sbb :
Potong kawat email yang berukuran 1.5 mm sepanjang 1/8 lambda atau 1.375 meters, kemudian lilitkan kawat tersebut sampai habis dengan spasi jarang pada koker pipa pvc dengan ukuran 1 inch.










Loading yang sudah kita buat tadi hanya dua ujung lilitan saja. Jadi jenis antena vertical 5/8 lambda yang kita buat adalah yang menggunakan base loadingnya cuma dua ujung lilitan tidak ada tap tengah seperti ada juga jenis antena vertical 5/8 lambda lainnya yang menggunakan base loading dengan tap lilitan tengah.

Untuk keperluan swr tuning pada jenis antena 5/8 lambda ini, dengan cara memanjangkan atau memendekkan elemen verticalnya, bisa pada bagian bawah atau bisa juga pada bagian atas ujung antena.

Tapi untuk memudahkan kita pada tuning swr, saya lebih suka mengatur yang bagian bawah atau pada pipa sambungan pertama dari bawah dengan tujuan supaya mudah waktu tune swr yang terbaik dalam posisi antena diberdirikan sekitar 3 meter dari ground atau di atas genting, jadi tidak perlu repot lagi harus menurunkan atau menidurkan dulu antena untuk meraih bagian sambungan paling atas antena untuk tune swr nya.

Untuk 27MHz atau 11 meters band, ukuran panjang antena vertical 5/8 lambda ini adalah :
-    Panjang elemen vertical atau radial atau pecut terserah mau pakai istilah yang mana, adalah 5/8 lambda   atau 6.87 meters.
-    Panjang elemen horisontal atau ground radial atau kumis terserah juga mau pakai istilah yang mana, adalah ¼ lambda atau 2.75 meters.

Saya lebih suka untuk memakai istilah yang dipakai/dimengerti banyak orang saja yah...hehehe, jadi untuk elemen vertical atau radial kita sebut saja PECUT, dan untuk elemen horisontal atau ground radial kita sebut KUMIS setujuuuuu......?

Untuk jumlah kumis sebenarnya semakin banyak semakin bagus, mungkin kalau orang  yang mempunyai kumis tebal itu kelihatannya seperti galak kali yah...hehehe.
Begitupun pada jenis antena yang memerlukan kumis seperti antena 5/8 lambda ini akan semakin banyak kumisnya maka akan semakin baik lagi kinerjanya.

Karena kita bikin antena 5/8 lambda ini dengan menggunakan braket untuk antena cubical, jadi hanya empat kumis saja sudah memadai.











Untuk bagian pecutnya, ukuran pipa alumunium yang paling bawah adalah 1 inch, kemudian, menuju keatasnya 7/8 inch, 3/4 inch, 5/8 inch, dan ½ inch. Sesuaikan saja untuk panjang pipa alumunium masing2 ukuran tersebut sehingga panjang total 6.87 meters atau dipanjangkan sedikit pada bagian pipa bawah untuk keperluan tuning swr/adjusting swr.

Pipa alumunium yang paling bawah yang berukuran 1 inch, dimasukkan sedikit kedalam pipa pvc yang digunakan sebagai koker lilitan loading, kemudian dibaut bersama ujung lilitan loading yang atas sampai menembus pipa alumuniumnya atau pastikan benar2 konek antara ujung lilitan loading dengan pipa alumuniumnya.
Ujung lilitan loading yang paling bawah solderkan ke iner konektor soket antena.

Untuk melindungi loading dari pengaruh cuaca seperti hujan, sebaiknya loading dilindungi dengan cara menutupnya dengan pipa pvc dengan ukuran yang tepat supaya bisa pas menutupi semua lilitan loadingnya dan pada ujung atas loading ditutup dengan pipa reducer. Ujung pipa reducer bagian yang kecil usahakan tepat ukurannya dengan pipa pecut antena yang paling bawah dan diberi lem/seal supaya air hujan tidak masuk ke dalam loadingnya.



Note : Artikel ini dibuat berdasarkan pengalaman admin dalam merakit Antenna Vertical 5/8 Lambda Untuk 27MHz beberapa tahun lalu dan sebagai ilustrasi anda gambar2 contoh lilitan loading dan braket yang ditampilkan saya ambil dari forum kaskus  karena dokumentasi mengenai gambar antenna 5/8 lambda saya hilang.

12 komentar:

  1. salam, mo nanya
    1. panjang pralon untuk lilitan berapa senti om?
    2. Jarak antar lilitan berapa senti?
    3. loading yang atas dapet pecut(dibaut tembus pecut), yang bawah dapet iner kabel (nggak nyambung ke kumis bautnya?)

    terimakasih, mau diikutin jejaknya hehe....

    BalasHapus
  2. Hallo Om Shofa Mahadi,

    Terimakasih dulu yah...atas kunjungan dan komentarnya di blog RT.

    1. Untuk panjang pralon sekitar 12 cm
    2. Jarak antar lilitan 1/2 cm
    3. ujung loading atas dibaut tembus pecut, dan ujung loading bawah disolder ke bagian tengah konektor antenna, betul konek ke inner kabel coaxial tapi tdk nyambung ke kumis atau ground antena.
    Untuk ke 4 kumis nyambung ke ground melalui tiang antena.
    Usahakan tiang antena pakai logam/pipa air bukan pakai bambu.
    Jadi antena ini benar2 terpisah antara pecut dg kumis/ground nya, seperti antena Ground Plane

    Selamat mencoba dan

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam,
      mau nanya lagi nih om, kalau jarak antara pipa pecut dengan pipa kumis berapa senti (didalam loading) ?

      Hapus
  3. Hallo kembali Om Shofa,

    Untuk jarak pipa pecut dg pipa kumis hampir sama dg panjangnya lilitan loading

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo pesen jadi berapa duit om

      Hapus
  4. Hallo Om.....(Anonim),

    Terimakasih yah...atas kunjungan dan komentarnya di blog RT ini.

    Tapi mohon maaf sebelumnya om...sampai saat ini saya tidak melayani pesenan utk pembuatan antena ini.

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
  5. Salam RPI om, maaf mau nanya, antara pecut dan kumis tdk boleh sambung, nah bracketnya itu sambung tidak om, kalau di foto kan kelihatan bahwa pecut sambung dengan kumis lewat bracket, mohon maaf saya masih awam, terima kasih

    BalasHapus
  6. Hallo Om Gedel,

    Terimakasih dulu nih...atas kunjungan dan komentarnya di blog RT.

    Untuk pecut dan kumis tidak boleh bersambungan om...karena kalau sampai nyambung antena ini tdk akan bekerja karena short.

    Kalau dilihat pada gambar memang sepertinya nyambung yah...antara pecut dan kumis tapi sebenarnya tidak, karena didalam pipa pvc tempat lilitan itu ada gap/jarak antara pecut dan kumisnya.

    Tentunya supaya kuat dalam pipa pvc tsb dimasukkan kayu/tongkat pramuka atau bisa juga kayu gagang sapu istri kita hehehehe....yg paling baik memang apabila kita menggunakan stik dari fiber.
    Fungsi bahan2 tadi untuk memegang pipa pvc lilitan/loading tadi supaya tdk patah karena beban pecutnya sewaktu ditiup angin kencang.

    Selamat mencoba dan semoga sukses.

    Salam terbaik,
    Andi

    Disclaimer :
    Radio Tengkorak tidak bertanggung jawab apabila ada perselisihan/pertengkaran antara suami dan istri atau antara siapapun karena disebabkan gagang sapunya dipotong untuk digunakan sebagai pasak pipa pivc loading antena ini hehehehe

    BalasHapus
  7. mas Andi, antena 6/8 lebih besar gain db nya dari 1/4 .
    bagaimana bila antena vertikal ini kita buat 1 lambda , apakah gain db nyabisa lebih besar dari 6/8 ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mas Muliawan,

      Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT ini, tapi karena ada kesalahan teknis jadi terlambat balasannya, saya baru lihat belakangan ini komentarnya muncul. Saya berharap semoga tidak kecewa.

      Untuk jawabannya jelas antena 1 lambda akan lebih besar gainnya dibandingkan dengan yang 1/4, 1/2, 5/8 ataupun 6/8 lambda.

      Salam terbaik,
      Andi

      Hapus
  8. Salam kenal dr Jayapura
    Mau tanya kalo utk pemancar fm lilitanya brp om

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kembali pak...(Anonim),

      Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT.

      Mohon maaf pak untuk pemancar fm mengenai antena 5/8 lambda ini bisa dilihat di beberapa blog/website rekan2 lain yang membahas khusus mengenai antena 5/8 lambda untuk pemancar fm.

      Semoga tidak mengecewakan bapak ya...jawabannya.

      Salam terbaik,
      Andi

      Hapus

91DA002 Andi Web Blog

Propagasi hari ini