DDS VFO MULTIBAND, MODULE AD9850 : 0 - 40 MHz

Minggu, 28 Oktober 2012

MENGGANTI TRANSISTOR FINAL RADIO CB C1969 DENGAN MOSFET IRF540



Seperti yang telah kita ketahui bahwa sebuah transistor final tx radio cb type C1969 sudah langka/sukar mendapatkannya dipasaran elektronik.
Kalaupun ada harganya cukup mahal yang kadang kita berpikir 2x sebelum membelinya.

Beruntung sekarang dijaman mosfet ini, keberadaan transistor C1969 sudah tidak kita pikirkan lagi seperti sebelumnya masalah ini sempat mengganjal dan sempat menurunkan semangat para cb'er.

Dengan beberapa tipe mosfet yang banyak dijual dipasaran elektronik akhir2 ini seperti IRF510, IRF520, IRF530, IRF540 dapat menggantikan posisi transistor C1969 sebagai pengganti final tx radio cb.

Pada gambar diatas adalah skematik bagian final tx radio cb Superstar 2000,2200, 2400, Hy Gain V dll, yang coba saya tampilkan sebagai contoh bagaimana cara mengganti transistor C1969 dengan mosfet IRF540.

Dalam modifikasi ini ada 3 komponen yg perlu dilepas/disimpan saja  seperti :
- D60 = MVIYH (dioda yang ditempelkan/dibaud pada logam pendingin sebelah transistor C1969)
- R46 = 680 ohm
- R47 = 10 ohm

Kemudian ke 3 komponen diatas  kita ganti dengan rangkaian pemberi tegangan bias pada kaki Gate mosfet.

Untuk rangkaian pemberi tegangan bias pada kaki Gate mosfet tidak harus seperti pada skematik yang saya tampilkan diatas. Bisa juga menggunakan rangkaian lain yang contohnya banyak pada rangkaian booster2 yang menggunakan mosfet.

Hanya disini saya mencoba menerapkan rangkain pemberi tegangan bias yang sebenarnya sudah jadi/ada dijual dipasaran (mungkin masih dipasaran luar pagar), yang si pabrik yang memproduksi rangkaian ini menamainya "Companion Parts"

Apa sih Companion Parts itu ?
Companion Parts adalah ternyata hanya sebuah rangkaian untuk memberikan tegangan bias untuk Gate mosfet seperti tipe IRF520 dll, yang sengaja dibikin/diproduksi untuk memudahkan pemasangannya sewaktu mengganti transistor final tx cb dengan mosfet.

Rangkaiannya sangat simple sekali hanya terdiri dari 2 buah Resistor dan 1 buah Dioda yang terintegrasi seperti sebuah IC.

Ada tiga jenis Companion Parts yang ada seperti gambar dibawah ini :





Untuk modifikasi yang sudah saya coba lakukan, ternyata yang cocok adalah rangkaian yang pertama atau tipe EN1230 untuk hampir semua radio cb lama yang beredar di Indonesia.

Untuk yang 2 tipe lagi seperti EN369DR dan EN369FN tidak cocok dipakai untuk radio2 cb lama yang beredar di Indonesia.

Alasan kenapa tipe ke 2 dan ke 3 tidak cocok bahkan IRF nya menjadi hangus terbakar ?
saya sudah mencobanya semua dengan hasil sbb :

Companion Parts :
- EN1230 : dengan tambahan  Resistor 33K yang dipasang antara kaki + companoin parts ke tegangan standard untuk bias radio cb yaitu +8 Volts, kemudian saya ukur di kaki Gate IRF540 adalah sebesar 2.4 Volts, dengan power output tx 20 watts.

-EN369DR dan EN369FN terlalu tinggi tegangan bias yang dihasilkan, saya ukur di kaki Gate IRF sekitar 4 Volts, membuat beberapa mosfet IRF540 jebol/terbakar sewaktu saya mencoba mengaplikasikannya.

Akhirnya saya mengambil kesimpulan bahwa kalau mau memakai companion parts untuk mengganti transistor C1969 dengan mosfet seperti IRF520, 530, 540 untuk final tx radio cb yang cocok adalah rangkaian yang pertama saja EN1230 dengan resistor tambahan 33K yang dipasang antara +8 Volts dengan + companion parts.

Terakhir saya mencoba mengganti resistor 33K dengan 10K dengan tujuan supaya output power tx yang didapat lebih besar lagi.
Hasilnya ternyata output power tx naik sekitar 5 watts saja yang sebelumnya sekitar 15 watts sekarang menjadi sekitar 20 watts pada mode SSB atau LSB/USB.

Sebenarnya kita sebagai seorang homebrewer tidak harus berpatokan pada rangkaian seperti yang disebut "Companion Parts". banyak yang bisa kita lakukan dan hasilnyapun sama saja walaupun pakai rangkaian lain selain companions part seperti untuk pemberian tegangan bias Gate mosfet biasa kita lakukan dengan menggunakan ic regulator 7805 yang dilengkapai variable resistor untuk mengatur besar keluaran tegangnnya bahkan lebih leluasa mengatur tegangan biasnya mau berapa volt pun bisa.

Disini saya penasaran saja dengan komponen terintegrasi yang satu ini yang belakangan ini lagi ramai disebut companions parts.

Kita sebagai homebrewer dengan mudah dapat membuat sendiri companion parts ini, karena daftar komponennya memang tertera pada skematiknya.

Mungkin kalau dipandang dari segi kepraktisannya, boleh lah...companion parts ini lebih praktis dan hanya mempunyai 2 pin keluar.
Jadi tidak ada salahnya kita coba saja yuk....... :-)

Happy homebrewing

4 komentar:

  1. bang salam kenal, semoga bang andi selalu diberikan sehat selalu,mau nanya bang . apakah fet spt irf 540 510 530 ada yang palsu. kemarin saya coba 2 buah yang dibeli dari 2 toko yang beda kok hasilnya 1 bisa.satunya gak bisa. thanks bang. mohon pencerahan. dari mbah Dono kediri jatim

    BalasHapus
  2. Hallo Mbah Dono,
    Salam kenal kembali mbah...dari saya Andi.
    Terimakasih atas kumjungan dan komentarnya di blog RT.

    Selama ini sih saya belum menemukan mosfet/IRF yang palsu. Tapi memang merknya berbeda-beda tapi semuanya bisa dipakai.

    Kemungkinan kalau ada dua IRF yang sama merknya tapi yang satunya nggak jalan, berarti sudah dalam keadaan rusak kondisi dari pabriknya.

    Kalau menurut pengukuran dengan Ohmmeter/AVO meter bagaimana hasilnya mbah...?

    Mosfet/IRF yang kondisi baik, cuma ada satu gerakan jarum saja pada waktu probe merah(+) di kaki Drain dan probe hitam(-) di kaki Source, selain itu harus tidak ada lagi pergerakan jarum pada avo meter. Mohon maaf, saya kira mebah Dono juga sudah tahu yah..cara mengukurnya.

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
  3. Thanks,bang Andi infonya. Pengukurannya dng ohm meter keduannya baik. ya mungkin kasusnya spt c1969 ada yang bisa dipakai dan tidak.tapi lumayanlah sekarang bisa nggak repot kalau final jebol ,fet mudah dicari dan hargannya terjangkau. Kalau nggak kreatif spt Bang Andi cb nantinya bisa jadi barang rongsokan. dan mudah2an cb nanti masih banyak yang menggemari. oh ya bang, ada skema superstar 2400 mk II, saya lagi perlu ,yang ini pll lagi ngadat,kalau ic pll dipasang icnya terasa panas lama-lama ic jadi mati .tegangan yang masuk ke pll normal. sayang kalau tersimpan dalam keadaan sakit, senangnya reciever bagus . salam untuk keluarga mbah Dono

    BalasHapus
  4. Sama2 Mbah Dono, untuk skema SS 2400 atau SS 2400 MK II sama dengan skema SS 2000 atau SS 2200, cuma band nya saja nambah band F pada SS 2400.
    Kalau ic pll jadi panas apakah tegangan yg masuk ke ic pll sdh dicheck mbah ? harus masuk 5 volts, kalau lebih mungkin dioda zener 5v2 nya rusak.

    BalasHapus

91DA002 Andi Web Blog

Propagasi hari ini