.

.

Rabu, 09 Mei 2012

MERAKIT SENDIRI RADIO CB 27MHz SEDERHANA (SIMPLE 27MHz CB RADIO HOMEBREW)



Artikel ini ditulis oleh : Sugawa Japan alias Tut Kreshi (Denpasar-Bali)

1. Pendahuluan

Radio CB atau Citizen Band adalah alat komunikasi yang populer di masyakat kita era 80-an, yang mana radio ini dipakai komunikasi antara penduduk baik antar satu wilayah maupun antar pulau. Radio CB adalah radio yang mempergunakan gelombang pendek SW3 atau frekuensi pembawa sekitar 27 MHz dengan sistem modolasi AM, SSB maupun FM. Seiring berkembangnya teknologi radio, maka hadir pula alat komunikasi radio yg lain seperti radio VHF dan radio UHF.

Radio CB adalah radio komunikasi dua arah yang bisa kita buat sendiri dengan tingkat kesulitan yang sedikit, ketimbang radio VHF dan UHF , atau istilah kerennya di sebut radio home brew (radio buatan sendiri di rumah), di samping ada radio buatan pabrik (built up). Seiring berkembangnya jaman maka keberadaan radio CB mulai terdesak, karena orang lebih cenderung memakai radio VHF dan UHF, karena beberapa kelebihannya seperti, modolasi lebih bagus, channel lebih banyak, noise lebih sedikit, praktis, dll. Sehingga saat ini radio CB sudah agak sulit didapat, termasuk komponen untuk spare partnya.

Dengan banyaknya kembali penggemar radio CB yang muncul di tanah air belakangan ini, dan susahnya mencari radio CB yang sudah jadi, maka dari itu saya mencoba mencari solusi alternatif guna mempopulerkan kembali radio CB di tanah air dengan cara mencoba membuat sendiri radio CB yang simple, murah dan mudah untuk dibuat, juga komponennya mudah di dapat, namun hasilnya lumayan. Karena tingkat pembuatan yang mudah dan singkat maka kemudian radio CB sederhana ini saya sebut CBS yaitu singkatan dari CB sederhana/simple. Sistem pemodulasian yang dipakai adalah Amplitude
Modolasi/AM.





2. Tujuan
Adapun tujuan pembuatan radio ini adalah antara lain:
a. Membuat sarana alat komunikasi radio dua arah yang murah/ekonomis mudah dibuat dan komponennya tersedia banyak dipasaran. Bisa juga di buat dari komponen radio rongsokan yang sudah tidak dipakai.

b. Sebagai jalan untuk mengatasi kelangkaan/krisis radio CB di tanah air. Karena banyak penggemar radio Cb di tanah air yg kesulitan mencari radio pabrikan.

c. Untuk mengganti intercom kabel yg dipakai sarana komunikasi di pedesaan. Karena dengan radio ini komunikasi di pedesaan lebih praktis, tanpa perlu kabel dan jangkuannya bisa lebih jauh.

d. Sebagai alat eksperiment bagi yang suka atau hobi dengan tehnik radio pemancar dan penerima. Cocok juga untuk pemula, pelajar dan mahasiswa ataupun teknisi untuk praktek teknik pemancar dan penerima radio.

3. Pembuatan Bagian Penerima (Receiver/RX)
Radio CB yang saya rancang ini rangkaiannya sangat sederhana, dan biaya pembuatannya sangat murah, komponennya juga sangat gampang didapat, atau komponennya bisa didapat dr komponen bekas misalnya dr radio penerima am rongsokan, seperti komponen IC, keramik filter (CF), varco, koker, dll. Begitu juga untuk kristal pemancarnya kalau susah mendapatkan xtal 27.125 Mhz (ch 14), juga bisa dipakai xtal mpeg VCD dengan frekuensi 27.000 Mhz. Bisa didapat dr bangkai mpeg vcd yang sudah ngak dipakai .

Untuk Receivernya CBS ini menggunakan sistem penerima superheterodyne dengan memakai satu buah IC radio saku yakni IC dg tipe TA 2003 buatan Toshiba. Dimana didalam IC sudah terdapat penguat osilator, penguat RF, mixer, penguat IF dan detector. Sedangkan untuk amplifiernya menggunakan IC LM 384 yang harganya sangat murah dan bentuknya sangat ringkas.

Untuk membuat osilator lokal maka dapat dipakai osilator kristal, maupun osilator LC collpits. Untuk kristal pada bagian penerimanya dipakai xtal 26.670 Mhz (ch 14 ). Kalau susah mendapatkan kristal untuk receivernya, bisa dipakai rangkain LC Collpits, jd cukup hanya satu Xtal saja pada pemancarnya saja. Jika memakai osilator collpits maka receivernya bisa di tala dari 26 mhz s/d 28mhz, dengan menggunakan sebuah varco. Jadi berapapun anda punya xtal untuk Tx(transmitter) , Rx(receiver)nya tetap bisa di tuning.





4. Pembuatan Bagian Pemancar (Transmitter/TX) 
Untuk mengirit biaya dan memudahkan untuk membuatnya, maka bagian pemancarnya hanya dibuat dua tingkat yaitu bagian osilator dan penguat RF, dengan output RF yang lumayan yang bisa di hasilkan yakni kurang lebih 3 watt, sesuai dg transistor yang dipakai pada osilator maupun penguat RF nya dan tegangan yang diberikan pada pemancar ini. Pada bagian osilator dipakai kristal dengan selisih 455 Khz dari kristal penerimanya. Untuk ch 14 midle dipakai kristal 27.125 Mhz. Bila susah mendapatkan Kristal ini, pakailah Kristal bekas mpeg VCD atau mobil mobilan dengan remote control dengan frekuensi sebesar 27.000 Mhz. Tapi menurut saya Kristal 27.000 Mhz masih banyak di jual dipasaran.

Untuk mencapai jangkauan yang lebih jauh maka antena harus matching dan dipasang setinggi mungkin. Atau dengan membuat penguat RF tambahan sehingga daya dihasilkan lebih besar. Sebagai perbandingan dengan tinggi antena 2 pipa radio ini sudah bisa menjangkau sejauh kurang lebih 40 km atau mungkin lebih jauh sesuai ketinggian tempat dan propogasi gelombang Rf yang di pancarkan. Untuk modolasi menggunakan sistem modolasi DC dengan mengunakan satu buah Transistor D 837 atau transistor yang sejenis, dengan alasan untuk mengirit tempat disamping itu juga karena OT sudah langka di pasaran



Untuk memperbesar Skematik CBS, klik pada gambarnya
atau






Daftar Komponen Radio C B S :

Resistor                        Variable Resistor

1 K                               10 K (potensiometer)
10 Ohm                        10 K (trimpot)
560 Ohm
10 K
4 K 7 (2x)                    
1 K
120 K
6 K 8
100 Ohm (2x)
15 K

Capasitor

30 pF (4x)                     33 uF/16v
330 pF                           2.2 uF/1 v (2x)
68 pf (2x)                      470 uF/16v (3x)
80 pF                             10uF/16v
82 pF                              47 uF/16v
100 pF
180 pF
4.7 nF
33 nF
22 nF (2x)


Transistor                       I C                               Dioda

C 1675                            TA 2003                      Dioda 3A
2 N 2222                         LM 386                       1 N 4148
BD 329                            LM 7806
D 837


X'tal                                 Relay 12 Vollts, 2 induk          

CF 455 Kc                       Mic connector 4 pin
26.670 MHz
27.125 MHz


T 1 : P = 8 T                 S = 4 T       koker 8 mm, kawat 0.8 mm
T 2 : P = 5 T, 6 T          S = 6 T       koker 8 mm, kawat 0.8 mm
T 3 : P = 5 T, 6 T          S= 4 T        koker 8 mm, kawat 0.8 mm


RFC 1, RFC 2 : 10 T, koker 5 mm, kawat 0ar.8 mm

L 3 : 6 T, koker 8 mm, kawat 0.8 mm


Gambar berikut dibawah ini merupakan pcb cbs yang dirancang oleh pak Hani Safrudin
Terimakasih banyak untuk pak Hani atas design pcb cbs nya yang begitu cantik :-)



PCB CBS yang dirancang oleh Pak Hani Fahrudin


5. Kelebihan dan kekurangan CBS 
Kelebihan : ekonomis, mudah dibuat, komponen banyak tersedia, tidak interferensi ke alat elektronik yg lain, karena daya output cuma 3 watt, hemat daya (trafo 3 A sudah kerja), jangkauan lumayan luas tergantung tinggi antena, barangnya sangat kecil dan efisien tempat, cocok untuk pengganti intercom kabel, bisa dikembangkan di semua band komunikasi radio seperti MF, HF dan VHF tergantung osilator dan Tx yg di buat. Tidak memakai IF trafo, OT trafo, dan final transistor.

Kekurangannya: channel terbatas, kalau Rx nya memakai rangkaian collpits (bukan Xtal) kadang Rxnya bergeser jadi harus memakai varco untuk zero bitnya (inilah keasyikannnya) , disamping itu varco juga bisa membuat receiver band yg lebar. Kalo mau daya Tx yg besar hrs di buat rangkaian HF final amplifier.

6. Penutup
Radio CBS yang saya rancang ini jauh dari sempurna, semoga pembaca bisa lebih menyempurnakan di kemudian hari. Harapan saya semoga CBS ini bisa memberikan manfaat dan bisa meramaikan kembali komunikasi di jalur 11m band (27 mhz) di tanah air. Jika ada yang kurang berkenan saya selaku penulis dan perancang CBS ini minta maaf dan jika ada pertanyaan yang perlu didiskusikan, hubungi admin blog ini atau bergabunglah ke Facebook group : HOME BREW PROJECT. Sekian dan terima kasih.


Wasalam Tut Kreshi (Denpasar-BALI)

75 komentar:

  1. boos klo yg ini masih mode am ya,..yg mode usb di upload dong,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul ini mode AM saja, mudah2an secepatnya akan dimuat juga yang mode SSB. Terimakasih komen dan masukannya.

      Salam,
      Admin Radio tengkorak

      Hapus
  2. Omm, ijin nyoba...

    tapi bisa bantu sedikit pencerahan dengan BCP layout nya,... mohon dibantu omm.

    Wassalam

    ramaikan "11 m band"

    BalasHapus
  3. saya kesulitan nyari kristal RX-nya. mohon pencerahan untuk collpits.

    salam.

    BalasHapus
  4. memang betul Mamang Rijal untuk pasangan X'tal 26,670MHz dan 27.125MHz untuk channel 14 pada radio CB agak sulit didapat, tapi masih masih ada yang jual di beberapa toko elektronik saja. Kalau Mamang Rijal tinggal di Bandung coba dicari saja di Pasar Elektronik Cikapundung, mudah-mudahan masih tersedia.

    Salam terbaik,

    Admin Radio Tengkorak

    BalasHapus
    Balasan
    1. kang admin, saya ada di padang, sumbar. apa bisa bantu untuk titip belikan kristal tsb. semua biaya akan saya ganti. trims.

      salam.

      Hapus
  5. gan... saya tu buta elektronik, tp tertarik untuk nggunain perangkat ini, gmn kl ente sekalian aja memproduksi sendiri sistem kit atau siap pakai, gimana gan ?

    BalasHapus
  6. @Mamang Rijal, maaf saya kira tinggal di Bandung. Saya tinggal di Denpasar, Bali. InsyaAllah kalau saya sudah mendapatkan informasi tentang keberadaan x'tal ini pasti saya kabari lagi.

    Salam terbaik,

    Andi
    Admin Radio Tengkorak

    BalasHapus
  7. @Aby Ilniha Noor, terimakasih atas masukannya. ide yang bagus. Nanti saya akan sampaikan juga sarannya ke Bli Ketut Kreshi/Sugawa Japan yang menulis dan yang telah mencoba/mempraktekkan CBS ini.

    Salam terbaik,

    Andi
    Admin Radio Tengkorak

    BalasHapus
  8. om admin saya pernah coba panelnya saya ganti c1226 yang asli, keluar sinyal tapi gag mancar kenapa ya?

    (adipati back to future)

    BalasHapus
  9. Hallo Om Adipati,
    Keluar sinyal/output powernya berapa watt?
    Kalau sekitar 2 - 3 Watts, harusnya masih bisa memancar.
    Kalau mau lebih besar lagi outputnya bisa ditambah rangkaian final, contoh dengan transistor C1226 atau C1969.

    BalasHapus
  10. halo om admin, (adipati)transistor yg untuk buffer sulit untuk mencari, bisa diganti dengan c2053. Oh ya untuk memperhalus output,keluaran modulasi pada kaki emitor d837 bisa ditambahkan kapasitor 20-40nf yang digroundkan.

    BalasHapus
  11. Terimakasih banyak Om Adipati atas sharing infonya disini.

    BalasHapus
  12. salam . . . om admin di cirebon susah cari x talnya.saya pake xtal punya remot kontrol 27,145 xceiver 26,690 jalurnya sepi.gmana kalo om beri conto skema osc buat transmit ama receive sekalian.ok om makasih

    BalasHapus
  13. Hallo Om Prastica Luvina,
    Terimakasih atas kunjungannya di blog RT
    Permintaan dari Om luvina akan kami perhatikan dan saat ini masih memikirkannya skematik yg cocok utk pengganti xtal yang memang sukar didapatkan

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
  14. om, apa bisa pesan antena cb/11mc...yang murah meriah...maaf lahat sempit....trima kasih om

    BalasHapus
  15. Antenna cb/11m maksudnya Om...?
    jenis apa om...vertical atau horisontal?

    BalasHapus
  16. kalau bisa cb satu 11mc satu....vetical aja....yang fleksibel....ini dapat hibah dari kakak 80c

    BalasHapus
  17. Ok om...nanti kalau sdh ada, saya informasikan lagi

    BalasHapus
  18. om.. kalau di skema dari kaki 2 IC TA2003 ke diaoda IN 4148 tapi kalau di PCB kaki 2 nyambung ke kaki 9 yang benarnya yg mana apa PCB?
    terus bisa engga kasih gambar untuk pembuatan lilitannya maksudnya mulai melilitnya dari pin berapa dan searah atau berlawanan arah arum jam?
    terimakasih

    BalasHapus
  19. Hallo Om Furkon,
    Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT, dan terimakasih juga atas koreksinya.

    Menurut saya yang benar adalah gambar skemanya, karena patokan dasar utk merancang/membuat jalur pcb adalah berdasarkan gambar skema.
    Jadi ikuti saja skemanya om..nanti saya sampaikan juga sama sang penulis artikel
    ini yaitu Bli Sugawa atau Tut Kreshi dan beliau juga yang telah banyak mempraktekkan rangkaian cbs ini.

    Dan mudah2an beliau akan menjawab atas pertanyaan om Furkon mengenai cara lilit melilit pada kokernya.

    Dan kita berharap juga beliau akan mengganti/membetulkan pcbnya.

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
  20. serasa nostalgia nih. sy nge-break 11m thn 80an. ketika pertangahan 80an 2m booming, sy msh setia 11m. setelah sibuk hingga sekarang tidak pernah onair lg. tp pesawat sm dudukan antena masih tersimpan. cm sy minta tolong kl ada rancangan skema antena mobil buat 11m yg gampang buat. tks sebelumnya

    BalasHapus
  21. Hallo Kang Kalih,
    Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT.
    Mudah2an permintaan kang Kalih butk menampilkan artikel tentang cara membuat antena mobil utk 27MHz/11 meter bisa saya penuhi pada kesempatan yg akan datang.

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
  22. om furkon keduanya benar, intinya untk nerima kaki 2 di hubungkan ke ground, kalo ngambang berarti rangakian rf mati sednag kaki 9 terus di gound ato juga boleh juga disambung kekaki 2. dr sugawa jpn

    BalasHapus
  23. om, tolong dipost cara buat balun untuk cbs ini soalnya agak bingung buatnya, terima ksih

    BalasHapus
  24. Hallo a2k,

    Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT.

    Maksudnya cara bikin coil/lilitannya yah...om?
    Mudah2an nanti bisa dijawab langsung oleh bli Sugawa Japan atau Tut Kreshi yang sdh merancang/mencobanya rangkaian CBS ini.

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
  25. Hallo Om Admin

    Kl sy mau beli peswat CBS yg sdh jadi ada gak? Brp hrg plus ongkirnya ke Serang Banten Terims

    BalasHapus
  26. saya suka sekali experiment bidang elektro sebagai teknisi Tv. tertarik nih dengan rangkaian Cbs ini... nanti saya posting lg kalo dah jadi yah

    BalasHapus
  27. Hallo Om Teddy Dharmapahla dan juga Om...(Anonym),

    Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT.

    Selamat mencoba CBS nya om...dan semoga sukses dan senang sekali apabila nanti hasilnya mau di sharingkan disini.

    Untuk Om...(Anonym)
    Mohon maaf pada saat ini kami blm bisa memenuhi pesanan anda

    BalasHapus
  28. untuk membuat lilitannya sesuai dg keterangan diatas semua searah jarum jam, selamat mencoba good luck my bro..!by sugawa jpn

    BalasHapus
  29. untuk sementara CBS belum di produksi, jd tdk ada barang jadinya, kalo ada yg mau produksi silahkan aja, Radio ini sngt simple dan gampang dibuat kalo ada niat pasti bisa, selamat berkarya, semanagt..!from sugawa jpn

    BalasHapus
  30. daha ada yang nyoba bitX 20 katya farhan. boleh dong share mau nyabaiin nih... pa andi tolong donk infonya...

    BalasHapus
  31. Hallo Om Teddy,

    Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT.

    Website asli mengenai BITX karya Ashar Farhan di:

    http://www.phonestack.com/farhan/bitx.html

    Dan banyak juga website atau webblog lainnya yang membahas mengenai BITX ini

    Silahkan mungkin ada rekan2 pengunjung blog RT ini yang mau sharing info mengenai BITX atau mungkin mau mengirimkan artikelnya untuk di postingkan di blog RT ini melalui email: radiotengkorak@gmail.com

    BalasHapus
  32. Selamat sore Gan,,,,

    salam kenal,,,,
    Terus terang saya pengen banget punya mainan ini
    boleh dong saya membelinya.(cos ane gak tau tuh ttg elektronik).
    please,,,,,beri sy Quatationnya via sms 087876685454
    terima kasih

    salam,,,,

    kentotech

    BalasHapus
  33. Hallo Om Kentotech,
    Salam kenal kembali dari saya Andi dan terimakasih atas kunjungannya di blog RT.

    Maaf Om...sementara kami tdk menyediakan kit yg sudah jadi.

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
  34. setelah saya baca artikel ini,saya jadi kepengen. kalo beli yang udah jadi berapaan ya om.
    masalahnya diKALTIM susah cari xtal nya.

    BalasHapus
  35. Hallo Om Budi,

    Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT.

    Mohon maaf sebelumnya...utk CBS yang sdh jadi blm ada om...

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
  36. mohon maaf OOT dengan CB tp ada kaitanya dengan TX dan RX. apakah bisa digunakan X'tal TX RX dalam dunia CB dalam Remote Control? dan apa harus sama besaran Mhz nya? contoh RX menggunakan X'tal 27.195 Mhz maka TX juga harus menggunakan 27.195 Mhz? karena kaki X'tal di CB lebih tipis bila dibandingkan RC (cuman di tancap tidak di solder) trims..

    Btw tertarik juga sama radio CB.. trims sebelumnya

    BalasHapus
  37. Hallo Om Arief Fadillah,

    Saya ucapkan terimakasih dulu nih...atas kunjungan dan komentarnya di blog RT.

    Untuk xtal dalam radio cb bisa saja digunakan dalam rc, seperti yg kita ketahui banyak rc yang menggunakan frek sekitaran 27mhz.
    Namun xtal yang digunakan oleh pabrik2 si pembuat rc biasanya tidak menggunakan xtal yang ber frekwensi sama dg radio cb, tapi menggunakan xtal diluar frek cb.

    Untuk dunia rc xtal rx dan tx memang sama, tapi lain halnya untuk radio cb, tidak bisa menggunakan xtal yang sama frek nya dengan alasan pada radio cb atau juga pada radio2 lainnya menggunakan suara utk dapat didengar oleh telinga manusia.

    Pada dunia rc xtal rx dan tx memang harus sama karena tidak memerlukan frek IF (Intermediate Frequency), atau frekwensi perantara yang diperlukan untuk membawa suara/audio dari signal radio yg diterima. Kemudian suara yang dibawa oleh IF ini akan dipisahkan dari frek IF nya oleh bagian Detector dan frek IF nya dibuang tinggal tersisa suara/audionya yang kemudian diperkuat oleh bagian penguat audionya dan setelah melalui speaker, maka kita dapat mendengarkan suara/audio yang sama persis dg apa yg dipancarkan oleh pemancarnya/stasiun radio.

    Sebagai contoh utk penerima AM biasanya menggunakan frek IF sebasar 455khz.
    Maka agar dapat mendengar audio yg dipancarkannya harus berbeda freknya sebesar frek IF yg digunakannya yaitu 455khz. Jadi frek penerimanya harus lebih rendah sebesar 455khz dibandingkan frek pemancarnya.

    Keterangan diatas frek penerimanya harus lebih rendah sebesar 455khz maksudnya sistim yg ada dalam radionya tetapi sebenarnya frek pemancar/tx dan frek penerima/rx memang harus sama.

    Kalau pada dunia rc, tidak memerlukan suara/audio yg harus didengar tapi ada juga yg menggunakan tone yang ditumpangkan pada tx nya.

    Kalau yg menggunakan tone sistem di rx nya bisa menggunakan saklar suara utk mengendalikan/menggerakkan relay/motor. Tapi kalau tanpa tone atau cuma signal saja maka pada rx nya menggunakan saklar rf/signal radio atau saklar yang digerakkan oleh signal setelah signal ini dirubah oleh dioda sehingga menjadi tegangan listrik dan tegangan ini menjadi bias transistor yang kemudian transistor ini bisa menggerakkan relay/motor.

    Kalau dirasa penjelasan saya ini kurang tepat silahkan dikoreksi atau mungkin ada yg mau menambahkan silahkan.

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
  38. Betul juga Bang andi X'tal CB beda dengan RC Frekuensinya.. kalo sama bisa gletching RC nya jalan ga karuan.. terima kasih..

    BalasHapus
  39. mas andi... file sudah tidak ada..... kalau bisa di upload di 4share lebih aman mas..... AIS Medan

    BalasHapus
  40. Hallo Mas Edis,

    Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT ini.
    Iya mas Ais akan saya ulang upload lagi skematiknya.

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pak Andi saya perhatikan dipcb ada komponen letaknya ditengah seperti IF, itu apa ya.
      slm
      anto

      Hapus
  41. Hallo Om Anto,
    Yang dimaksud seperti IF itu mungkin koil lilitan rx osilator dan tx osilator yah..? yg kakinya ada 5 bukan?

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Pak Andi, didaftar komponen termasuk yang mana?
      terima kasih.

      Hapus
  42. pengganti persamaan transistor ada ga ya...soalnya saya kesulitan cari model tersebut..trima kasih infonya

    BalasHapus
  43. Om Anto,

    Di daftar komponen yang dimaksud T1, T2, T3

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
  44. Hallo Om Tis Hardi Nurcahyo,

    Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT.

    Transistor tipe yang mana yang susah didapatkan di tempat om Hardi?

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
  45. bos. mohon schematicnya kirim kesini ya. ma layout. terimakasih. mau

    indochef2007@gmail.com komang karangasem.belajar ini dulu sebelum bitx. mo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Om Swastiastu Bli Komang di Karang Asem,

      Terimakasih Bli atas kunjungan dan komentarnya di blog RT ini.

      Untuk skematik CBS dan lay out pcbnya bisa didownload langsung saja bli pada gambarnya dengan mengklik pada gambarnya supaya jadi besar terus klik kanan dan save image as.

      Salam terbaik,
      Andi

      Hapus
  46. Balasan
    1. Hallo kembali Om Tis Hardi,

      BD139 untuk transistor final dan D837 untuk dc modulator, memang transistor tsb agak jarang didapat ya...dipasaran elektronik belakangan ini.
      Tapi masih ada kok..om kalau rajin keliling ke toko2 elektronik lama hehehe.

      BD329 bisa diganti dg BD139 atau kalau mau lebih besar lagi out powernya bisa pakai C2166 yang mulai langka juga, kalau tr D837 memang mulai langka tapi maih ada.

      Salam terbaik,
      Andi

      Hapus
    2. trima kasih banyak om andi atas infonya..

      Hapus
  47. Bos..sy trtarikl mau coba CBS ini, layout PCB nya ada dimn..gak bisa do download, trima kasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo Bos...

      Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT bos...hehehe...

      Untuk layout pcb cbs kan sudah ada rancangan dari pak Hani Fahrudin spt pada gambar diatas. Klik dulu pada gambarnya biar gambarnya jadi besar kemudian klik kanan pada gambar dan pilih save image as dan simpan di folder komputer anda.

      Salam terbaik,
      Andi

      Hapus
  48. Di bandung kristalnya banyak dijual di toko radio amatir cikapundung

    BalasHapus
  49. Bli Andi jika ada yang kesulitan membuat PCBnya disini bisa bantu buatkan

    BalasHapus
  50. Hallo Kang... ( Motecare ),

    Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT ya..dan juga infonya.

    Bisa minta no telpnya yang bisa dihubungi kang...? ini no telp saya 081916270534

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
  51. mas bisa minta tolong dibuatkan ? saya awam di dunia elektronik rakit2an dan tertarik untuk mencoba, nyari yang sudah jadi susah sekali. Bisa minta tolong dibuatkan? ongkos dan jasanya nanti saya ganti. serius gan. hubungi saya di go.conello@gmail.com atau https://www.facebook.com/AdidBunbun kalau berkenan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mas atas kunjungan dan komentarnya di blog RT ini.

      Tapi mohon maaf saya tidak menerima untuk jasa perakitan radio cb ini

      Salam terbaik,
      Andi

      Hapus
  52. pa sya minat bikinin aja yg udh jadi siap pncar berpa duit olong info k sya ke no hp 087780828218

    BalasHapus
  53. Hallo Pak Heri,

    Terimaksih dulu nih...atas kunjungan dan komentarnya di blog RT ini.

    Mohon maaf saat ini saya belum bisa memenuhi orderannya pak Heri, mungkin lain kali yah..pak Heri saya info lagi.

    Salam terbaik,
    Andi

    BalasHapus
  54. Jadi ingat pernah buat nih projek sekitar tahun 90an. PCB nya beli di Bandung dan kristalnya sudah ngumpulin sebelumnya 6 channel beli di Toko Buku Gunung Agung Jakarta. Sekarang sudah susah nyari kristalnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo pak Aryanto,

      Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT ini ya...juga atas sharing infonya disini

      Salam terbaik,
      Andi

      Hapus
  55. kak saya mau tanya
    untuk memper panjang frequensi remot kontrol pada mainan mobil
    gimana ya kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo dik Mokhammad Rohman Chakim,

      Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT ini ya...

      Maksudnya untuk memperpanjang jarak atau supaya lebih jauh jarak jangkaunya ya...?

      Mungkin cara yang paling simple dengan memperpanjang antena remotenya dan juga antena pada mobil mainannya

      Untuk ukuran panjangnya kalau frekwensi remote controlnya 27MHz, pakai ukuran panjang antenanya sekitar 2.75 meteran.
      Tapi memang jadi kelihatannya kepanjangan antenanya, mungkin kurang bagus dilihat, tapi ya...itulah caea yang paling mudah daripada harus menambahkan semacam penguat/booster lagi untuk sekelas remote control mobil mainan yang harus memerlukan keahlin khusus dalam merakitnya

      Salam terbaik,
      Andi

      Hapus
  56. Berdasarkan hasil tes bisa sampe berapa km Mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau propagasi lagi membuka bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia mas

      Hapus
    2. seandainya saya bikin pake x-tal 27,145 & 26,690 bisakah?trus rencana mo dibuat model walkie-talkie pake batre 9 volt hehehe....

      Hapus
    3. Hallo mas Yok,

      Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya di blog RT.

      Jawabannya bisa sekali mas, karena antara kedua xtal tsb mempunyai selisih frekwensi 455KHz dan ini sudah sesuai dengan frekwensi IF yang dipakai pada radio CBS ini.
      Dan apalagi mau dibuat untuk Walkie Talkie sangat cocok karena frekwensi 27.145MHz untuk transmitnya dan 26.690MHz untuk receive nya jarang dipergunakan oleh penggemar radio cb mode AM dan biasanya komunitas radio cb mode AM bekerja pada frekwensi 27.125 atau channel 14 kalau pada radio cb buatan pabrik.

      Jadi mas Yok punya private frekwensi hehehe...paling2 yang bakalan ganggu frekwensi ini hanya sinyal2 dari frekwensi mobile remote control saja, karena memang xtal 27.145MHz ini banyak digunakan untuk remot kontrol mobil mainan atu RC Mobile.

      Salam terbaik,
      Andi

      Hapus
  57. Maaf kalo banyak tanya OM, hehe...kemudian biar ada channel tambahannya misal pake 27MHz dan 26,540 (kurang 5KHz) apakah memungkinkan utk dipakai? kemudian utk transistor D837, seri komplitnya sebenarnya BD837 ataukah 2SD837 ? bisakah diganti dengan TIP122?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Yok,

      Lebih baik pakai sepasang xtal yang mempunyai selisih frekwensi 455KHz saja antara rx dan tx nya supaya pengerjaannya tidak jadi ribet, karena pada CBS ini IF nya pakai 455KHz.

      Untuk transistor tipe D837 aslinya 2SD837

      Salam terbaik,
      Andi

      Hapus
    2. Terima kasih OM atas semua pencerahannya, akan saya coba merealisasikannya, semoga berhasil :)

      Best regard

      Hapus

91DA002 Andi Web Blog

Propagasi hari ini