SELAMAT DATANG DI BLOG RADIO TENGKORAK DAN TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA DAN MOHON MAAF APABILA KOMENTAR2 ANDA PADA BLOG INI BELUM DIBALAS KARENA KESIBUKAN RUTINITAS, TAPI AKAN SAYA BALAS SATU PERSATU, MOHON SABAR YA...SALAM TERBAIK

Silahkan kunjungi juga blog kami yang lainnya, klik pada banner

Silahkan kunjungi juga blog kami yang lainnya, klik pada banner
RT-STORE Menjual Perlengkapan Radio Amatir Baru/Bekas - HF Allband Transceiver - CB Radio - Hombrew etc. Silahkan kunjungi blognya di http://rt-store.blogspot.com atau klik saja pada banner diatas

Senin, 08 April 2013

BROADBAND BALUN UNTUK 6 – 30 MHZ.



Sumber artikel ini saya ambil dari postingannya Om Djoko Haryono di Facebook Group HOME BREW PROJECT ( CB RADIO, ANTENNA, SWR, AUDIO, MICROPHONE, BOOSTER, etc )


Balun ini dipakai untuk menjembatani ( menghubungkan ) antara transmission line yang unbalance ( coax ) 50 ohm yang dihubungkan pada Input , dengan terminal 50 ohm dari balance antenna yang harus dihubungkan ke bagian outputnya.

Selain untuk menghasi
lkan matching yang lebih baik , rangkaian ini juga mampu mengurangi dampak negatip dari line discontinuity yang terjadi.
Bekerja broadband antara 6 s/d 30 MHz dang dipasang langsung pada terminal antenna.

Untuk cakupan frekuensi ( range ) seperti diatas , balun bisa dibuat dari coax 50 ohm ( RG-213/U atau RG-8A/U ) dengan panjang 508,30 cm (16 feet 8 inch) , digulung rapat 9 lilitan dengan “diameter bagian dalam” 17,15 cm ( 6 ¾ inch ).

Lumped constant balun ini akan beresonansi sendiri ( self resonance ) didekat center design frequency , yaitu disekitar 15 MHz.

Salah satu ujung coax ( dalam gambar = ujung paling bawag ) inner & outernya disolder menjadi satu dan dihubungkan ke ground. Dari titik ini juga dipasang kabel jumper penghubung singkat ke outer diujung lainnya ( dalam gambar = paling atas.

Pada ujung “atas” tersebut innernya terhubung ke inner connector coax dan braid/groundnya terbubung ke outer / ground connector yang sama.

Tepat dibagian tengah kumparan , coax diputus dan kedua ujungnya dipisahkan satu sama lain dengan jarak sekitar 2,5 cm ( 1 inch ). Kedua inner dihubungkan , dan lalu disambungkan ke bagian outer/braid dari coax sisi shorted coil.

Pada kedua ujung koneksi dari coax yang ditengah ini bisa dibuatkan semacam bracket kecil dengan 2 bh “lidah” yang low impedance ( misalnya dari 2 strip tembaga lebar 6 mm ). Kesinilah feed point antenna terhubung nantinya.

Bagian braid/outer dari sisi input coil menjadi koneksi yang lain/kedua seperti terlihat pada gambar.

Ke tengah2 kumparan inilah terminal balance dari antenna harus dihubungkan. Bagian ujung2 coax dimana terletak sambungan2 itu harus ditutup/dibelit rapat dengan Vynil Tape lalu disemprot dengan aerosol plastic spray agar tahan cuaca.

Selain model diatas , kita juga bisa menggunakan balun 50 ohm 1 : 1 model lainnya.

Djoko H.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

91DA002 Andi Web Blog

Propagasi hari ini